Dispermukim Konut Laksanakan Program Kawasan Anti Kumuh

Program Kawasan Anti Kumuh (Kawanku) yang digagas Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dispermukim) Konut menjadi terobosan baru dalam program kerja berkelanjutan untuk pengembangan pemukiman warga yang tidak layak huni di wilayah itu.

Metode tersebut, juga menjadi langkah percepatan pemberantasan kemiskinan khususnya bagi masyarakat yang memiliki tempat tinggal (rumah) kategori kumuh menuju kemakmuran. Selain itu, meningkatkan kualitas pembangunan daerah dan taraf hidup masyarakat sehingga secara bertahap memperoleh kesejahteraan.

Kepala Dinas Permukim Konut, Azis Muslim mengatakan, program Kawanku menyebar di 44 lokasi 13 Kecamatan dengan luas total keseluruhan kawasan berjumlah 720, 42 hektar. Untuk perdana, program Kawanku telah berlangsung di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Wawolesea, hal itu ditandai dengan dilaksanakannya launching perdana oleh Bupati Konut, Ruksamin, Rabu (1/7/2020).

Disampaikan, program kemanusiaan itu juga melibatkan beberapa stakeholder sebagai mitra terpadu untuk meyukseskan program Kawanku seperti Bappeda, Dinas PUPR, Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Sosial, Kominfo, Pariwisata, BPKAD, Perikanan, Dinas PPPA, Bank Sultra, BRI, Tokoh Masyarakat, dan Karang Taruna.

“Sinergitas bersama pihak terkait terus kami bangun guna mewujudkan konsep kami untuk merubah kawasan kumuh menjadi kawasan permukiman bersih, indah dan sehat di Konawe Utara ini. Ini juga telah memenuhi syarat ketentuan sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati nomor 397 tahun 2019 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Konut,”terangnya.

Dia menambahkan, Program Kawanku yang juga salah satu proyek perubahan menjadi salah satu program unggulan sesuai tupoksi instansinya untuk mendorong kemajuan daerah dan masyarakat, khususnya tempat tinggal. Selain itu juga, fokus pada bantuan-bantuan rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu di wilayah itu.

Sementara itu, Bupati Konut H.Ruksamin mengatakan, metode Kawanku yang digagasnya bersama tim Dinas Permukim Konut merupakan sebuah aplikasi yang dihasilkan dari ide kreatif untuk kemajuan daerah dan masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak.
Saya selaku mentor dari program Kawanku ini terus mengawal, mengawasi dan memonitoring agar betul berjalan baik dan memberikan manfaat untuk masyarakat dan pembangunan khususnya di desa, bukan hanya menjadi konsep di atas kertas,”terangnya.

Menjadi perdana program Kawanku, Ruksamin berharap bahwa melalui Desa Tanjung Bunga menjadi percontohan di bidang perumahan dan kawasan pemukiman Konut, serta menjadi pilot projek percontohan terhadap pelaksanaan khususnya pembangunan kawasan pemukiman.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Konut, H.Ruksamin secara resmi telah melaunching program Kawanku dengan sambutan tarian khas suku Bajo. Untuk perdana, berlangsung di Desa Tanjung Bunga. Selain melaunching proyek perubahan Kawanku, juga dilakukan peresmian air bersih pamsimas.

Lanjutnya, penyerahan berbagai macam bantuan seperti, bahan bangunan untuk pembanguanan pesantren, bantuan cat, bantuan pengadaan faslitas alat-alat seni, kostum, karang taruna, penyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)tahap III dan pemasangan KWH listrik gratis.

Dalam acara itu, turut hadir mendampingi Ketua DPRD Konut, Sekda Konut, Asisten, staf Ahli, Sejumlah Kepala OPD terkait, Camat Wawolesea, Kepala Bank BPD Konut, Kepala dan Kepala Bank BRI Konut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *