WAKILI BUPATI KONAWE UTARA, H. ABUHAERA BUKA SOSIALISASI PENGALIHAN SAHAM DESA, TEGASKAN PENTINGNYA TATA KELOLA TRANSPARAS

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara resmi melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Pengalihan Saham Desa kepada Pemerintah Kabupaten serta penyerahan dividen Tahun Buku 2024 dan 2025 di lingkungan PT. BPR Bahteramas Konawe Utara, Rabu (30/9/2026), yang diselenggarakan di Aula Hotel Horison Kendari.

Mewakili Bupati Konawe Utara Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, Direktur Utama PT. BPR Bahteramas Konawe Utara Sunardi, S.E. beserta jajaran, Direktur Utama PT. BPR Bahteramas Konawe Dr. Ahmat, S.E., MM., Kepala OPD terkait, para Camat serta para Kepala Desa yang ada di wilayah Kab. Konawe Utara.

Dalam sambutan Bupati Konawe Utara yang dibacakan oleh Wakil Bupati H. Abuhaera menyatakan bahwa pengalihan saham ini dilakukan guna menata kepemilikan secara tertib, memberikan kepastian hukum, serta memperkuat tata kelola lembaga keuangan daerah tersebut.

“Seluruh proses pengalihan ini harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, tertib administrasi, dan sesuai ketentuan yang berlaku, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa tujuan utama penataan ini bukan sekadar perubahan pencatatan kepemilikan, melainkan agar aset dan penyertaan modal dapat dikelola secara produktif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepada jajaran Komisaris dan Direksi PT BPR Bahteramas, H. Abuhaera meminta untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memperluas dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan kegiatan ekonomi produktif di desa-desa.

Wakil Bupati Konawe Utara tersebut juga mengingatkan para kepala desa agar memahami setiap dokumen sebelum menandatanganinya serta menyelesaikan seluruh urusan administrasi dengan tuntas.

“Prinsip kita tegas, aset daerah harus produktif, BUMD harus sehat, tata kelola harus transparan, dan manfaatnya harus kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan dividen Tahun Buku 2024 dan 2025 secara simbolis. Hal ini menjadi bukti bahwa penyertaan modal mampu menghasilkan keuntungan, namun yang lebih penting adalah memastikan perusahaan terus tumbuh sehat dan berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah.

Kegiatan sosialisasi dan penandatanganan pengalihan saham ini pun dinyatakan resmi dibuka, dengan harapan seluruh proses membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Konawe Utara.