
KONAWE UTARA – Mewakili Bupati H. Ikbar, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka rapat persiapan Festival Labengki 2026 di Aula Anawaingguluri, Kantor Bupati Konawe Utara, Selasa (12/5/2026). Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, S. Pd., MM serta seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Konawe Utara. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi menyukseskan agenda pariwisata unggulan daerah tersebut.

Dalam sambutannya, H. Abuhaera menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan pelayanan bagi para tamu. “Festival Labengki bukan sekadar ajang seremonial tahunan, melainkan etalase pariwisata Konawe Utara di mata dunia. Saya meminta seluruh OPD dan pihak terkait untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan, mulai dari kebersihan lokasi hingga kenyamanan transportasi wisatawan,” ujar H. Abuhaera.

Pemerintah Daerah turut menggandeng ASTINDO Sultra dan para operator wisata untuk mematangkan konsep acara. Kolaborasi ini dilakukan agar pelaksanaan festival berjalan profesional dan mampu mendongkrak ekonomi lokal.

“Kita ingin membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan. Dengan melibatkan operator profesional seperti ASITA dan ASTINDO, kita berharap Festival Labengki 2026 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi wisatawan, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat pesisir kita,” tambahnya.

Festival Labengki 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Mei 2026. Pemilihan tanggal ini sangat strategis karena bertepatan dengan momentum libur nasional pasca Hari Raya Idul Adha.

Festival kali ini mengusung konsep partisipatif, di mana wisatawan akan dilibatkan langsung dalam berbagai agenda seperti eksplorasi spot ikonik, kegiatan free dive, hingga kompetisi konten kreatif dan festival karaoke malam hari.Melalui rapat ini, Pemkab Konawe Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pulau Labengki sebagai destinasi berdaya saing global melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas pariwisata.

