WUJUDKAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN, WAKIL BUPATI KONAWE UTARA BUKA TMMD KE-128 DI ANDOWIA

KONAWE UTARA – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, mewakili Bupati H. Ikbar, resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Lapangan Ladasi, Kelurahan Andowia, Kecamatan Andowia, Rabu (22/04/2026).

Hadir mendampingi Wakil Bupati, Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo Kendari, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto,S.I.P., M.Han Dandim 1430/Konut Letkol Kav Kuswara, jajaran Forkopimda Konawe Utara, pimpinan OPD, serta personel Polri. Upacara ini juga diikuti oleh ratusan pelajar dan masyarakat setempat.

TMMD kali ini mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026, yang dipusatkan di Desa Amolame, Kecamatan Andowia.

Mewakili Bupati Konawe Utara Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abuhaera menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.

“Melalui TMMD ini, kita satukan langkah untuk membangun negeri mulai dari desa. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga penguatan semangat gotong royong dan nasionalisme,” ujar Abuhaera.

Dandim 1430/Konut, Letkol Kav Kuswara, selaku Dansatgas merincikan sejumlah target dalam program ini. Sasaran fisik utama adalah pembukaan jalan di Desa Amolame sepanjang 1.700 meter dengan lebar 15 meter. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 5 unit MCK, dan pembuatan 5 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Tak hanya infrastruktur, TMMD ke-128 juga menyasar penguatan sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan non-fisik, meliputi: Penyuluhan Stunting dan KB, Penyuluhan Kamtibmas dan bahaya Narkoba, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Ketahanan Pangan (Hanpangan), Penyuluhan Werving (rekrutmen TNI) dan Sosialisasi Program Strategis Nasional.

Guna menyukseskan program ini, sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan, yang terdiri dari 35 orang staf Satgas dan 115 personel Satuan Setingkat Kompi (SSK) gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri.


Usai upacara pembukaan, kegiatan dirangkaikan dengan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat, di antaranya sunatan massal, pasar murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan dan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.